Mengapa Suatu Lembaga Pendidikan perlu Manajemen?
Manajemen merupakan serangkaian kegiatan dari perencanaan hingga pelaporan, yang merupakan kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dari pernyataan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa agar suatu tujuan dalam lembaga pendidikan dapat berjalan dengan baik dan dapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan, maka diperlukan adanya manajemen. Dengan adanya manajemen akan membantu mengatur, mengelola serta mendayagunakan sesuatu sesuai dengan fungsinya. Dalam lembaga pendidikan, manajemen merupakan sesuatu yang penting karena akan berpengaruh terhadap out put yang dihasilkan lembaga tersebut. Adanya manajemen di dalam lembaga pendidikan ini juga akan membantu mengembangkan dan memberikan kemudahan pada lembaga pendidikan tersebut karena dengan adanya manajemen yang baik, maka segala sesuatunya juga akan terorganisir dengan baik pula. Jadi, secara umum manajemen juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengontrol, mengawasi segala kegiatan didalamnya.
Di dalam manajemen, terdapat empat fungsi pokok. Jika suatu lembaga pendidikan mampu menerapkan empat fungsi pokok manajemen tersebut dengan baik, maka dapat dipastikan sistem dalam suatu lembaga pendidikan juga akan berjalan dengan baik. Empat fungsi pokok tersebut yaitu:
1. Fungsi Perencanaan
Untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan, suatu lembaga pendidikan harus melakukan perencanaan. Hal ini bertujuan agar suatu sistem dalam lembaga pendidikan dapat bekerja dengan baik, serta memiliki arah perkembangan yang akan dituju. Selain itu, perencanaan juga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan
2. Fungsi Pengorganisasian
Didalam manajemen terdapat kerjasama antara dua orang atau lebih, sehingga tidak bisa individu hanya bekerja sendiri. Dengan adanya beberapa sumber daya manusia yang tergabung, maka diperlukan adanya pengorganisasian terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi anggota sehingga memiliki rasa tanggung jawab didalamnya serta memiliki tujuan yang sama. Jika suatu lembaga tidak diorganisir dengan baik, maka hasilnya akan berbeda dengan apa yang diinginkan dan akan sulit dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan karena anggota lembaga memiliki pandangan yang berbeda-beda antara individu yang satu dan lainnya.
3. Fungsi Pengarahan
Dengan adanya arahan atau koordinasi dari pemimpin, akan memudahkan dalam pencapaian tujuan lembaga tersebut. Dimana seorang pemimpin harus mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja, serta memberikan arahan terhadap semua bawahan untuk melaksanakan tugas masing-masing sesuai dengan tanggung jawab yang telah dibebankan. Ada beberapa cara agar mampu meningkat efektifitas dan efisiensi kerja, salah satunya adalah dengan menciptakan suasana atau lingkungan kerja yang bersahabat.
4. Fungsi Pengawasan
Pengawasan merupakan salah satu fungsi manajemen untuk memeriksa, menilai hasil kerja sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Dimana membandingkan hasil kerja dengan standar yang telah ditentukan, kemudian dapat dilakukan perubahan ataupun perbaikan. Selain itu juga sebagai kontrol apabila terjadi penyimpangan dapat segera diatasi. Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan tujuan lembaga dapat tercapai dengan baik karena telah ada perbandingan-perbandingan atau ukuran untuk mengukur keberhasilan sehingga mampu meningkatkan dan memperbaiki kinerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar